SISTEM KOMPUTER
Nama Kelompok : Muhamad Doni Prasetyo (21)
Tegar
Handoko(27)
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Komputer merupakan alat modern yang tidak bisa dilepaskan
dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengerjakan pekerjaan kantor,
multimedia, bahkan hiburan. Dewasa ini perkembangan komputer semakin berkembang
dan masih akan terus berkembang tanpa batas. Kita sebagai manusia mau tidak mau
harus mengikuti perkembangan kemajuan teknologi khususnya bidang komputerisasi
agar kita tidak termakan oleh alat yang kita buat sendiri. Atas dasar itu kami
mencoba membahasnya dalam bentuk makalah dengan harapan dapat berguna bagi
orang lain khususnya bagi kami. Banyak sekali pembahasan tentang komputer, tapi
saya coba menulis makalah dengan judul Sistem Komputer yang di jelaskan secara
umum atau garis besarnya saja. Jika dibahas secara keseluruhan itu membutuhkan
waktu yang tidak sedikit dan referensi yang banyak.
Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk menambah
pengetahuan pembaca dalam memahami sistem komputer beserta kerjanya. Dengan
berkembangnya jaman berkembang pula kemampuan dalam mengatur sistem dari
komputer agar lebih efisien dan lebih memudahkan penguna/user.
PEMBAHASAN
I. Sistem
Komputer
Pengertian Sistem Komputer
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa
Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang
berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem
juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam
suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data
menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk
menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan
atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin
itu sendiri.
Sistem Komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk
menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elemen dari sistem
komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set
instruksi (instruction set), dan perangkat keras hardware). Dengan demikian
komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer.
Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua
lainnya (software dan brainware). Contoh sederhananya, siapa yang akan
menghidupkan komputer jika tidak ada manusia. Atau akan menjalankan
perintah apa komputer tersebut jika tidak ada softwarenya. Arsitektur Von
Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan
Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif
dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.
Komponen Komputer
Komponen pada sistem komputer terbagi 3, yang tidak bisa
terpisahkan yaitu:
Hardware
Perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh
secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun
perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja
berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction
set tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut,
maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang
dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan
perintah yang didapatkan olehnya.
a. CPU
CPU (Central Processing Unit) berperanan untuk memproses
arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi sistem
komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasi dengan peranti
input, output dan storan bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.
Prosesor terdiri dari sejumlah register yang merupakan
memory yang berkecepatan tinggi dan berukuran kecil daripada main
memory. Fungsi register dalam processor antara lain adalah: User
visible register, yang memungkinkan programmer dapat mengurangi
penggunaan main memory dan merujuk ke register. Serta Control dan
status register, yang memungkinkan untuk mengontrol operasi prosesor
serta mengontrol operasi prosesor.
Eksekusi instruksi meliputi langkah-langkah berikut:
Penentuan alamat instruksi berikutnya yang akan
dieksekusi.
Pengambilan instruksi dari lokasi yang ditunjuk tersebut,
kemudian meletakkannya di register instruksi (Instruction Register) yang
terletak berdampingan dengan Control Unit.
Penterjemahan (decode) instruksi untuk mengetahui operasi
apa yang harus dilakukan.
Kalkulasi alamat operand (data yang akan
dilibatkan dalam operasi), kemudian ambiloperand tersebut.
Melakukan operasi tertentu terhadap operand tersebut.
Simpan hasilnya pada satu lokasidata, register atau
memori.
Pengecekkan terhadap keberadaan intrupsi. Jika ada, maka
eksekusi instruksi berikutnya ditunda dan operasi instruksi dimulai.
Interrupt merupakan sinyal yang
menyebabkan processor menghentikan suatu pekerjaan tertentu
dan berpindah untuk mengerjakan pekerjaan yang lain. Jenis-jenis interrupt
antara lain: Software interrupt merupakan interrupt yang
disebabkan oleh software atau sering disebut sebagai System Call,
misalnya suatu program ini mencetak hasil ke printer. Hardware
interrupt merupakan interrupt yang disebabkan oleh hardware yang
terjadi karena ada akse dari perangkat keras, seperti penekanan tombol keyboard
dan penggerakan pointer mouse, flash disk, DVD Room.
Penyebab dari interrupt antara lain: Program, sebagai
akibat dari eksekusi instruksi, misalnya arithmatic Overvlow, Devision by Zero.
Interrupt juga bias disebabkan oleh I/O, yang mengindikasikan bahwa proses
telah selesai atau terjadi error. Ataupun kegagalan hardware, yang disebabkan
oleh kegagalan hardware seperti power failur, dll.
Multiprogramming berkaitan dengan mekanisme
untuk melayani banyak tugas yang dijalankan dalam satu processor yang sama/
menggunakan resource processor yang sama. Juga merupakan model dari Interrupt.
Pelaksanaan instruksi yang dilaksanakan meliputi beberapa process:
Program dimuat ke dalam memory
Program dijalankan sampai dengan program tersebut
meng-akses I/O
Eksekusi dialihkan ke perkerjaan / task yang lainya
Langkah tersebut dilakukan secara berulang-ulang sampai
semua task selesai dikerjakan
Multiprogramming diharapkan dapat meningkatkan utilitas
CPU. Term Multiprogrammingberbeda dengan Multitasking /
Multiprocessing. Multiprogramming merujuk ke mekanisme
interrupt yang mengoptimalkan penggunaan CPU dengan melakukan mekanisme switch
ke pekerjaan yang lain jika program yang sedang dieksekusi sedang meng-akses
I/O. Sedangkan Multiprocessing / Multitasking merupakan
kemampuan untuk meggunakan beberapa processor untuk mengerjakan task pada
machine yang sama pada waktu yang sama.
b.Main Memory
Register CPU berukuran kecil
sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi, maka CPU harus dilengkapi
dengan alat penyimpan berkapasitas lebih besar yaitu memori utama. Terbagi
menjadi dua yaitu:
1. Internal Storage adalah media penyimpanan yang
terdapat didalam komputer yaitu:
RAM (Random Access Memory). Untuk menyimpan
program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak (dapat
diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya). Struktur RAM terbagi menjadi
empat bagian utama, yaitu: Input Storage, digunakan untuk menampung
input yang dimasukkan melalui alat input. Program Storage, digunakan
untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses. Working
Storage,digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil
pengolahan. Output Storge, digunakan untuk menampung hasil akhir
dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
ROM (Read Only Memory).
Memori yang hanya bisa dibaca
dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.
Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh
pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti
program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci
papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program.
Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali
sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa cold booting atau warm
booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali,
yaitu: PROM (Programmable Read Only Memory), yg hanya dapat
diprogram satu kali. EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory),
dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali
berulang-ulang. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only
Memory), dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.
2. External Storage
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan,
pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :Floppy Disk,
Hard Disk, CD Room, DVD
c. Modul I/O
Perangkat masukan dan keluaran
(I/O), adalah perangkat nyata yang dikendalikan chip controller di
board sistem atau card. Controller dihubungkan dengan pemroses
dan komponen lainnya melalui bus. Controller mempunyai register-register untuk
pengendaliannya yang berisi status kendali. Tiap controller dibuat agar dapat
dialamati secara individu oleh pemroses sehingga perangkat lunak device driver
dapat menulis ke register-registernya sehingga dapat mengendalikannya. Sistem
operasi lebih berkepentingan dengan pengendali dibanding dengan perangkat fisik
mekanis.Perangkat I/O juga memindahkan data antara komputer dan lingkungan
eksternal. Lingkungan eksternal dapat diantarmuka (interface) dengan beragam
perangkat, seperti: perangkat penyimpan sekunder, perangkat komunikasi,
terminal.
Interkoneksi antar komponen
Adalah struktur dan mekanisme
untuk menghubungkan antar komponen dalam sistem komputer yang disebut bus. Bus
terdiri dari tiga macam, yaitu :
Bus alamat (address bus).
Berisi 16, 20, 24 jalur sinyal
paralel atau lebih. CPU mengirim alamat lokasi memori atau port yang ingin
ditulis atau dibaca di bus ini.Jumlah lokasi memori yang dapat dialamati
ditentukan jumlah jalur alamat. Jika CPU mempunyai N jalur alamat maka dapat
mengalamati 2 pangkat N (2N) lokasi memori dan/atau port secara langsung.
Bus data (data bus).
Berisi 8, 16, 32 jalur sinyal
paralel atau lebih. Jalur-jalur data adalah dua arah (bidirectional). CPU dapat
membaca dan mengirim data dari/ke memori atau port. Banyak perangkat pada
sistem yang dihubungkan ke bus data tetapi hanya satu perangkat pada satu saat
yang dapat memakainya.
c. Bus
kendali (control bus).
Berisi 4-10 jalur sinyal
paralel. CPU mengirim sinyal-sinyal pada bus kendali untuk memerintahkan memori
atau port.
Sinyal bus kendali antara lain :
Memory read, untuk memerintahkan melakukan
pembacaan dari memori.
Memory write, untuk memerintahkan melakukan
penulisan ke memori.
I/O read, untuk memerintahkan melakukan pembacaan dari
port I/O.
I/O write, untuk memerintahkan melakukan penulisan ke
port I/O.
Mekanisme pembacaan, untuk membaca data suatu lokasi
memori, CPU mengirim alamat memori yang dikehendaki melalui bus alamat kemudian
mengirim sinyal memory read pada bus kendali. Sinyal tersebut memerintahkan ke perangkat
memori untuk mengeluarkan data pada lokasi tersebut ke bus data agat dibaca
CPU. Interkoneksi antar komponen ini membentuk satu sistem sendiri, seperti ISA
(Industry Standard Architecture), EISA (Extended ISA) dan PCI (Peripheral
Component Interconnect). Secara fisik interkoneksi antar komponen berupa
“perkawatan”. Interkoneksi memerlukan tata cara atau aturan komunikasi agar
tidak kacau (chaos) sehingga mencapai tujuan yang diharapkan.
Software
Sistem operasi
Atau operating system ialah
program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware
komputer. Perangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan
koordinasi dari aktivitas sistem komputer.
Program aplikasi,
yaitu program komputer yang siap
digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk
aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang industri, aplikasi untuk
meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk
produktifitas perorangan.
Language Program
Atau bahasa pemrograman adalah
bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena
komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain
menggunakan bahasa pemrograman.
Brainware
Brainware adalah orang yang
mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan
maka tidak akan dapat digunakan.
II. Operasi Sistem Komputer
Pada umumnya merupakan rangkaian
prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang
dikehendaki. Atau data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer
itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang
akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh
komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.
Secara umum, sistem komputer
terdiri atas CPU dan sejumlah device controller yang terhubung melalui sebuah
bus yang menyediakan akses ke memori. Umumnya, setiap device controller bertanggung
jawab atas sebuah hardware spesisfik. Setiap device dan CPU dapat beroperasi
secara konkuren untuk mendapatkan akses ke memori. Adanya beberapa hardware ini
dapat menyebabkan masalah sinkronisasi. Karena itu untuk mencegahnya sebuah
memory controller ditambahkan untuk sinkronisasi akses memori.
Pada sistem komputer yang lebih
maju, arsitekturnya lebih kompleks. Untuk meningkatkan performa, digunakan
beberapa buah bus. Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang
berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama
berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus).
Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang
berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat
sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.
Tanggung jawab sinkronisasi bus yang secara tak langsung juga mempengaruhi
sinkronisasi memori dilakukan oleh sebuah bus controller atau dikenal sebagai
bus master. Bus master akan mengendalikan aliran data hingga pada satu waktu,
bus hanya berisi data dari satu buah device. Pada prakteknya bridge dan bus
master ini disatukan dalam sebuah chipset. Jika komputer dinyalakan, komputer
akan menjalankan bootstrap program yaitu sebuah program sederhana yang disimpan
dalam ROM yang berbentuk chip CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor.
Lalu bootsrap program ini lebih dikenal sebagai BIOS (Basic Input Output
System). Bootstrap program utama, yang biasanya terletak di Motherboard akan
memeriksa hardware-hardware utama dan melakukan inisialisasi terhadap program
dalam hardware yang dikenal dengan nama firmware. Bootstrap program utama
kemudian akan mencari dan meload kernel sistem operasi ke memori lalu
dilanjutkan dengan inisialisasi sistem operasi.Dari sini program
sistem operasi akan menunggu kejadian tertentu. Kejadian ini akan menentukan
apa yang akan dilakukan sistem operasi berikutnya (event-driven).
Kejadian ini pada komputer modern biasanya ditandai
dengan munculnya interrupt dari software atau hardware, sehingga Sistem Operasi
ini disebut Interrupt-driven. Interrupt dari hardware biasanya dikirimkan
melalui suatu signal tertentu, sedangkan software mengirim interrupt dengan
cara menjalankan system call atau juga dikenal dengan istilah monitor
call.System/Monitor call ini akan menyebabkan trap yaitu
interrupt khusus yang dihasilkan oleh software karena adanya masalah atau
permintaan terhadap layanan sistem operasi. Trap ini juga sering disebut
sebagai exception.
Setiap interrupt terjadi, sekumpulan kode yang dikenal
sebagai ISR (Interrupt Service Routine) akan menentukan tindakan yang akan
diambil. Untuk menentukan tindakan yang harus dilakukan, dapat dilakukan dengan
dua cara yaitu polling yang membuat komputer memeriksa satu demi satu perangkat
yang ada untuk menyelidiki sumber interrupt dan dengan cara menggunakan
alamat-alamat ISR yang disimpan dalam array yang dikenal sebagai interrupt
vector di mana sistem akan memeriksa Interrupt Vector setiap
kali interrupt terjadi.
Arsitektur interrupt harus mampu untuk menyimpan alamat
instruksi yang di-interrupt. Pada komputer lama, alamat ini disimpan di tempat
tertentu yang tetap, sedangkan pada komputer baru, alamat itu disimpan di stack
bersama-sama dengan informasi state saat itu.
Data pada komputer diolah dan disimpan dalam bentuk
digital atau bilangan biner. Digital hanya mengenal dua nilai saja, yaitu
0(salah) dan 1(benar), disebut dengan istilah bit (binary digital).
Pada saat data diproses, nilai digit dapat diketahui oleh
komputer dari tegangan listriknya. Tegangan rendah bernilai 0 (off) sedangkan
tegangan lebih tinggi bernilai 1 (on). Semakin besar ukuran data, semakin lama
juga waktu yang diperlukan untuk mengolah dan mengirimkannya antar komputer
(dalam jaringan). Agar bisa dibaca oleh manusia, hasil terjemahan ini kemudian
diterjemahkan kembali kedalam bentuk dan huruf ataupun angka seperti asalnya,
dan kemudian dikeluarkan melalui layar monitor.
Sejak pertama kali komputer elektronik digunakan, telah
beroperasi dengan menggunakan bilangan biner, yaitu bilangan dengan basis 2
pada system bilangan. Semua kode program dan data pada komputer disimpan serta
dimanipulasi dalam format biner yang merupakan kode-kode mesin komputer.
Sehingga semua perhitungannya diolah menggunakan aritmatik biner, yaitu
bilangan yang hanya memiliki nilai dua kemungkinan yaitu 0 dan 1 dan sering
disebut sebagai bit (binary digit) atau dalam arsitektur elektronik biasa
disebut sebagai digital logic.
Bilangan oktal adalah sistem bilangan yang berbasis
delapan (8) dan mempunyai delapan simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Pada
umumnya sistem bilangan ini digunakan untuk notasi pada saat bermain musik,
sehingga sering disebut oktaf.
Bilangan heksadesimal atau sering disebut heksa saja yang
berbasis 16 memiliki nilai yang disimbolkan dengan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8,
9, A, B, C, D, E, F. Adanya bilangan heksa pada operasi komputasi dikarenakan
operasi pada bilangan biner untuk data yang besar akan menjadi susah untuk
dibaca, sehingga bilangan heksadsimal biasanya sering digunakan untuk
menggambarkan memori komputer atau instruksi. Setiap digit bilangan
heksadesimal mewakili 4 bit bilangan biner (nible), dan 2 digit bilangan
heksadesimal mewakili satu byte.
PENUTUP
Sistem Komputer adalah elemen-elemen
yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer.
Elemen dari sistem computer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat
lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras
(hardware). Komponen–komponen dalam sistem komputer terbagi 3, yang tidak bias
terpisahkan yaitu hardware, software, dan brainware.
Adanya beberapa hardware ini dapat menyebabkan masalah
sinkronisasi. Karena itu dalam operasi sistem komputer untuk mencegahnya
sebuah memory controller ditambahkan untuk sinkronisasi akses
memori. Untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus . Tiap bus
merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Jika komputer
dinyalakan Bootstrap program utama akan memeriksa hardware-hardware utama. Pada
komputer modern biasanya ditandai dengan munculnya interrupt dari software atau
hardware, sehingga Sistem Operasi ini disebut Interrupt-driven.
Demikian yang bisa saya simpulkan, semoga makalah ini
bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada umumnya. Apabila
makalah ini terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam penulisan/pembahasan
saya mengucapkan mohon maaf.
No comments:
Post a Comment